Sunday, August 21, 2011

Sally Salary

Mendapatkan salary setelah bekerja itu sebenernya biasa aja, karena pada dasarnya saya tidak begitu menyukai uang. Oleh karena itu saya jarang mempunyai uang di dompet atau tabungan, dan saya lebih suka mengubah uang menjadi sesuatu. Jangan pernah keheranan kalau bertandang ke kamar saya lalu akan menemukan barang-barang aneh yang kelihatanya tidak berharga, tapi sesungguhnya saya menyebutnya investasi. Beberapa koleksi kamera tergantung di sudut atas pintu belakang, sepatu-sepatu menumpuk tapi itulah investasi. Saya kurang suka perhiasan dari logam mulia, tapi saya membuatnya sendiri dari apapun yang saya suka, dan itu saya sebut keindahan. Saya suka fantasi dan alunan nada, dan terkadang ke sana lah uang-uang itu bermuara. Saya suka makanan enak, dan ke sana juga uang-uang itu berubah. Saya tidak suka seragam, jadi saya mengubah uang-uang itu menjadi hal-hal aneh yang saya kenakan. Tidak ada alasan bagi saya untuk menyukai uang. Saya suka sesuatu tetapi bukan uang. Sama halnya dengan beberapa tahun lalu di awal-awal kelulusan saya dari SMA, saya dan teman-teman saya berhasil menyelesaikan sesuatu dan saya mendapat uang yang lantas tercipta berbagai macam hal. Sama seperti hari ini, beberapa hari belakangan ini saya mendapat uang dari bekerja, tetapi saya bekerja bukan untuk uang, tetapi saya bekerja dengan passion dan untuk sesuatu. Mungkin salary itu akan saya belanjakan sour sally 5 liter banyaknya, tetapi saya terlanjur jatuh cinta terhadap sesuatu. Jadi menurut saya, saya bekerja tidak pernah untuk uang, tetapi untuk sesuatu. Jika saya besar sedikit lagi saya akan bekerja demi Julian Casablancas, maksud saya, saya akan bekerja demi bisa bertemu Julian Casablancas di rumahnya, New York. Jadi saya tidak pernah mengatur pikiran saya untuk uang, jadi jangan cap saya sebagai orang yang boros, karena saya memang tidak suka uang. Dan juga saya diberi tahu oleh guru saya, jangan pernah memberi sesuatu dalam bentuk uang, menurut pemikiran orang Barat hal itu tidak sopan. Ya, karena rasanya hal itu seperti membayar persahabatan ataupun rasa kekerabatan dengan uang. Bukankah aneh budaya "maaf tidak menerima hadiah berupa barang" makanya saya tidak suka uang dan saya bekerja bukan demi uang. Kalau cuma demi uang, jadi saja pengemis.

No comments:

Post a Comment