Thursday, May 17, 2012

Tertambat semoga tidak Terlambat

Kala itu Minggu pagi yang sedang sedikit cerah sedang sedikit mendung. Minggu yang saat-saat ini sangat jarang saya lakukan yaitu menghabiskan Minggu Pagi berjalan-jalan dengan ke dua orang tua saya. Selepas pukul 8 pagi waktu itu saya kebetulan tidur bersama Ibu saya di kamar, lalu segera mandi dan menjemput Ayah saya di hotel. Setelah menjemput ayah saya di hotel, lalu kami ber tiga sarapan di area sekitar kampus yang mana dahulu ketika Ayah saya masih seusia saya suka memulai harinya di sana. Lalu kami bertiga menuju pasar pagi di hari Minggu. Kami bertiga putar-putar area tersebut, memang hal yang menarik karena jarang sekali kami pergi ke tempat seperti itu. Lalu perhatian saya tertambat pada sekumpulan anak muda mungkin usianya sekitar saya atau di atas saya, bukan, bukan maksudnya saya tertambat pada mereka tetapi saya tepatnya tertambat pada sesuatu di sekitar mereka. Hand Made! Perkenalkan saya adalah manusia penjunjung tinggi karya-karya hand made. Walaupun hasilnya tidak rapi namun saya tahu pasti bagaimana puasnya ketika barang tersebut sudah jadi. Ya barang-barang tersebut rasanya memanggil-manggil saya untuk sekedar disentuh. Melihat-lihat sekilas rasanya memang ingin terkekeh, terkikik atau ya tersipu whatever  saya merasa seperti hmmm masuk ke dunia saya, singkatnya. Ya ketika melihat itu, saya merasa seperti melihat diri saya. Tadinya mau menulis panjang lebar, namun tulisan ini sempat masuk draft  semalam, lalu saya lupa euphoria penulisan ini malam lalu. Jadi sesingkat dan seingat saya, pada intiya saya sesegara mungkin akan mengembangan mini company saya untuk sesegera mungkin bisa membuat saya membeli mini cooper. Jadi ya saya tertambat pada hari Minggu pagi itu dan rasanya belum terlambat untuk memulai kembali semuanya. Snap!




Lupa ini hari keberapa, tapi sebentar lagi ini selesai.

Sunday, May 6, 2012

Musik untuk Telinga

Bagaimana jika pergeseran musik yang identik dengan telinga menjadi untuk mata. Lantas jika demikian apa yang akan telinga dengar. Rasanya yang sekarang terjadi di masa ini memang seperti itu adanya. Menurut pandangan saya, eargasm  yang semestinya di dapatkan ketika anda benar-benar memperoleh rasa aneh ketika mendengarkan musik justru tidak di dapatkan. Dan rasanya memang mendengarkan musik bukan bertujuan untuk didengar tetapi di lihat videonya. Pergeseran semacam ini terutama di jalur musik utama membuat mereka yang menyebut dirinya musisi berlomba-lomba untuk mempermak penampilan dirinya bukan mempermak kemampuan musikalitasnya. Kemampuan biasa saja tapi penampilan  sudah di sulap bak seorang legenda bintang maka mereka akan mendapat teriakan dari groupies yang setia melambungkan bendera dan poster tinggi-tinggi bahkan setiap malam menangis menatap poster-poster di kamar. Entahlah selera orang memang berbeda, tapi bagi saya jangan sampai telinga anda tidak pernah dimanjakan dengan musik. Dan jika memang pergeseran semacam ini dianggap hal yang modern seperti boombox menuju ipod maka sebut saja saya konservatif. Saya suka mendengar lagu tanpa melihat bagaimana rupa yang memainkan nada-nadanya. Bahkan beberapa kesukaan saya, saya kurang tau pasti seperti apa rupanya. Jika mereka rupawan barang tentu itu bonus.


Day #27
teruntuk eargasm bukan eyegasm atau gasm-gasm yang lain. pakai headphone biar tetangga tidak terganggu, selamat eargasm!


Wednesday, May 2, 2012

May

Hello MAY! For me May is the special month in every year hahaha! Are you guys ready for this end of May? Hahahah Just Kidding <3

Day #23

Anyway months #44 yesterday.