Wednesday, March 28, 2012

Actually, I'm just tired doing some romantic things, write or everything else. So I was a romantic person but not now.Have you ever know about fiction?

Thursday, March 22, 2012

A Picture of Us



A picture make me realize, we have been together since the first time we meet in this city. As classmates and soon to be partner in crime. In this last few years, we've so many problems in each other. I know we didn't have a perfect friendship, like friendship should have, but they are more than a precious part for me. We talk behind each other or yes we have some fight, but I realize those smiles on that picture are really valuable. We spend our time together sometimes, in a short holiday or just looking around this city. By the time we have a busy year we must past the research, internship and then KKN it's makes us increasingly hard to meet. Now we  like a people who doesn't have a good memory each other, just like we never smiles on that picture or other pictures we taken. Every bad even worse we've been passed, and no matter what there is no ex for friends. We are friends as you can see from the first time.

Monday, March 19, 2012

trapped

rasanya baru kemaren abis dari toilet sekolah di hari baju bebas waktu dress hello kitty pink gue dengan manisnya nyangkut. ga taunya itu cuma rasanya. 

gue ga terjebak secara fisik hanya terjebak secara biologis. 

lihat foto temen-temen yang beranjak dewasa dan memulai hidup baru dengan orang lain dan berhasil membuahkan hasil.

gue ga galau, ga tau gue belum kepikiran aja sampe situ. kali ini gue ga terjebak secara biologis.

masuk ke teddy house atau toys shop.

kayaknya di sini gue terjebak secara fisik dan biologis.soalnya pramuniaga-nya manggil gue kakak bukan adek. "cari yang mana, kak?"

Saturday, March 17, 2012

A note for G

Saat ini hari cukup cerah, sore dengan siang tadi yang tidak terik. Memandangi bunga geranium di sudut ruang mengingatkan aku dengan suatu malam di toko roti, ketika kami menyusun rencana antara aku dan mereka. Mungkin aku kurang mengenal dirinya dibanding mereka yang lain, tetapi aku  rasa cukup mudah mengetahui dirinya.
***
G, ketika aku menuliskan ini pemutar cakram-ku menyenandungkan suara sengau Julian Casablancas, aku tahu rasanya lagu itu tepat untukmu saat ini. G, ketika jantung adalah pusat dari semua hidupmu dan jantungmu tidak sekuat organ lainnya nyatanya kamu sanggup membuat semua orang disekitarmu selalu tertawa. G, diantara mereka rasanya aku tidak pernah mendengar mengenai keburukanmu, tidak seperti yang lain, tidak seperti semak belukar yang lain maksudku. Aku selalu mengingat kisah semak belukar dan cacing juga kisah petani ketika mereka berada di dataran tinggi, namun kisahmu dengan cacing-cacing dimanapun aku tidak pernah dengar. Yang pernah aku dengar adalah bagaimana kamu menjaga semuanya tetap baik.
G, aku tidak tahu harus bagaimana. Aku tidak pernah tahu adakah istilah mantan sahabat? G, kamu bukanlah orang yang lemah. Ini bukan fisikmu, bukan jantungmu. Bahkan aku merasa kamu adalah orang terkuat. G, aku yakin kamu selalu bisa melewati semuanya. Bahkan untuk kali ini.


Don't be sad, won't ever happen like this anymore
So when's it coming? This life's new great movement that I can join
It won't end here, your faith has got to be greater than your fear
Forgive them even if they are not sorry

Lekas sembuh dari semuanya G!

Me, The Perishers, Bed room, Saturday

So today we called Saturday, and it's too early too open my eyes. But yeah I'm already woke up, suddenly I thought about The Perishers an indie pop band (sometimes indie rock, yeah depend on people judgmental xp) from Sweden. In my opinion from my bed room, The Perishers sure is a pretty cure for me (and maybe you) when you need to feel like hmmm you just want to stay in your private room alone with your fantasy, I mean on the positive fantasy (such like imagine when you flying with the hot air balloon through the Pacific). Anyway, this is my favorite song from them.



there's nothing like you and I

Wednesday, March 14, 2012

My Senor Saguaro


Senor Saguaro was an fictional character on Jerry Spinelli's novels Stargirl and Love,Stargirl. That was my favourite novel, the first novel (Stargirl)

Tuesday, March 13, 2012

Owl

how to become famous as famous as an owl?

(noted: owl is  famous and trendy creature on this few years; for the simple meaning can I said if owl is a mainstream creature?  )


insomnia
because an owl is nocturnal creature.

watch and hear this and you already famous as famous as the cute owl

Larut dan Alasan

Sekarang ketika kamu melihat kenyataan, kamu tahu kan semua ceritaku itu memang nyata. Sekarang ketika kamu merasakan kenyataan, kamu tahu kan semua ceritaku tidak berlebih. Namun itu sebagian kecil dari kenyataan, karena kamu belum merasakan kenyataan bagaimana hidup sebagai aku menghadapi kenyataan tentang kamu. Tapi aku tidak akan membuat dirimu menjadi aku untuk merasakannya. Mungkin sedikit terungkap namun hanya pemikiran tapi rasanya kamu tidak dapat membuat alibi tentang ini, entahlah rasanya hanya karena kebetulan di beberapa bulan ini lantas ya muncullah alasan-alasan bodoh itu. Kamu terlalu bodoh untuk membodohiku dengan alasan bodoh itu. Kamu terlalu lemah untuk mengalahkan kekuatan pikiranku. 

Sekarang ketika aku berfikir tentang ini rasanya aku ingin tertawa, ya betul sekali. Hmmm... tapi anti-klimaksnya mungkin cukup sedikit dikecewakan dengan alasan bodoh. Tapi aku tidak akan larut ditengah larut malam ini dengan alasan bodoh, karena aku tidak akan larut karena itu. Ah sudah larut dan secangkir susu dingin sudah habis diminum. Selamat tidur!

Friday, March 9, 2012

Pagi dan Alasan

Secangkir earl grey di cangkir favorit berwarna kuning, menyambut pagi dingin hari baru yang masih misteri. Air masih dingin, pun juga udara malas sudah tentu. Duduk di dekat bay window  pagi masih samar, mungkin terlalu pagi untuk bangun, namun aku tetap berada di sana, sambil meneguk teh mengamati langit yang lambat tapi pasti berubah terang. Aku suka menikmati pagi, menikmati pergantian warna hari dan merasakan dingin, mungkin, tapi aku juga tidak tahu apakah itu yang menyebabkan aku terlalu dingin. 

Pagi hari seperti saat ini, aku selalu nikmati dengan berfikir, berfikir apapun baik ataupun buruk. Pagi ini yang menurutku cukup cerah, aku berfikir segala sesuatu selalu diawali dari gelap hingga lalu menjadi terang. Sama seperti perubahan hari dimana bulan berganti matahari. Hari ini aku berfikir dan mengaitkan segala sesuatu yang samar, tentang alasan-alasan tidak masuk akal dan juga alasan-alasan bodoh yang berusaha membodohi diriku. Namun, aku selalu punya waktu luang untuk memikirkan alasan-alasan ataupun hal-hal bodoh supaya aku tidak akan pernah dibodohi. Mungkin aku selalu terlihat percaya dengan semua perkataan dan alasan, namun tentu saja tidak. Anggukan atau senyumanku belum tentu menandakan bahwa aku menerima semuanya tetapi justru sebaliknya, aku ingin tertawa seketika. Sama dengan pagi ini, alasan tidak masuk akal yang lalu, semakin membuat orang itu membutuhkan alasan lain, alasan lain yang lebih tidak masuk akal maksudku.

Pagi sudah tidak dapat dikatakan pagi, aku harus memulai aktivitas, rutinitas baru yang membelah perbukitan hijau. Berkawan aspal rusak, menikmati semilir angin perkebunan dan persawahan. Aku datang bukan untuk pesakit, tapi aku hanya meneliti, ya itu kerjaku saat ini. Meneliti terkadang membuat hari sia-sia, setengah hari membelah perbukitan belum tentu pulang ke kota dengan hasil. Di tengah ketidak jelasan kegiatan, bercerita adalah hal terbaik. Bercerita kepada sudut pandang lain, mengenai alasan. Dan aku sependapat dengan sudut pandang itu yang sesungguhnya sudut pandang itu adalah sudut pandang yang sama dengan orang itu. Aku tidak pernah mempercayai setiap kata terlebih kalimat, apalagi alasan. Alasan yang terlalu tidak masuk akal.

Orang semacam kamu, mengumbar kata dan alasan ini itu. Singkat kata munafik. Nyatanya semuanya justru terbalik bukan? Semenjak awal hingga saat ini, ketika gelap lambat tapi pasti menjadi terang... 

Bahkan ketika semua plastik dalam hidupku sudah aku lenyapkan nyatanya justru kamu membuatku menyesal melenyapkan plastik. Seharusnya aku akan menggambar dan mendengarkan The Beach Boys sambil menari-nari bersama plastik. Maaf sebelumnya mungkin nada-nada yang kita dengarkan tidak sama. Terlebih untuk seleramu yang terbaru, maaf aku tidak bisa mengikuti, emmm sebentar jadi apa itu termasuk dalam alasan sesunggunya? Ah ya sudahlah ini terlalu membuang waktu sore hariku lagipula hujan di luar dan peach tea sudah digenggaman.

Thursday, March 8, 2012

Things people should have

INITIATIVE
EFFORT
RESPONSIBILITY


I don't understand why some people thought about the word 'bossy' instead they didn't doing that 3 words above. Come on!

Tuesday, March 6, 2012

Selera

Man, nyatanya selera itu tetep ya ga bisa di paksain. Mencoba berselera lain tapi ujung-ujungnya balik juga ke selera-selera yang bisa buat kita ngebayangin lagi liat milky way even cuma tiduran di kamar yang di langit-langitnya di tempelin sticker bintang-bintang. Semoga juga sih selera makan kembali seperti dulu, sebelum jadi.... Ah man!

Monday, March 5, 2012

Jonas Bjerre - Until Tomorrow Finds You (ost. Skyscraper)




She was looking for her lost shoe but she didn’t have a clue where it went to.
This time she will find out why Things are not right.
He would be home late and then scoff,
Just an old hat and a chair with its legs off.
Tell me now, what was he to do?
Man. He missed you.
“I’ll never, I’ll never leave you, leave you, leave you”.
She took photographs, mostly black and white
‘Cause that’s what she liked best.
Dream of empty boats until tomorrow finds you.
There’s no record of a promise made that binds you.
We feel, we feel, we feel through the shell.
Through the shell! What’s her nick-name, Hmm?
If I can discover her sight, I’ll never leave her blind.
And what’s wrong with the show? please.
And she is ever tired, what’s her new sniff? Hmm.
If we’re gonna fight for real, Then I won’t see her appeal
That rolls south from her shoulders,
And she’ll never be enlightened.
Seems that our town has a failing star.
Seems that our town doesn’t care who we are

Randomonday

It's already Monday! I'll catch the sunshine, with my smile. 

Friday, March 2, 2012

Aku dan Sahabatku Rumput: Reka Ulang Coklat Karamel dan Pohon Saman

Semalam pembicaraan singkat dengan sahabat. Sebuah berita baik Ia sampaikan. Hai, sapanya. Aku sedang berada di tempat waktu kita menghabiskan senja sambil menyesap coklat karamel. 
Terlintas semua percakapan di sore itu, di balik kaca besar di ruangan itu kami berbicara, bercerita dan tertawa sambil menikmati pepohonan dan lalu lintas di seberang jalan. Pembicaraan yang tepatnya mengenai keluh kesah, teori rumput, teori dandelion dan teori kincir angin. Mungkin di balik kaca memang bukan tumbuh pohon Sycamore yang ketika musim seperti waktu itu daunnya jingga dan indah, di sana hanya ada pohon Saman  besar, pohon peneduh jalan khas daerah tropis, semuanya terlihat indah meskipun pembicaraan kami tidak menyenangkan. Kami menyusun semua kalimat menjadikan sebuah rangkaian janji dan mimpi akan apa yang seharusnya terjadi dan kita lakukan. 
Memang beberapa hari setelah pertemuan itu aku kembali terbang menuju kota lain dan kehidupanku setelahnya aku jalankan sama dengan rangkaian janji dan mimpi yang seharusnya aku lakukan. Semuanya berjalan lancar, meskipun terkadang selalu ada hal-hal yang membuat aku ingin menuju New York atau London segera. Kamu pasti tahu secara tepat, hal-hal duniawi dan munafik yang selalu membuatku ingin segera membaui rumput di Central Park ataupun berusaha mendengar riak air sungai Thames, hal yang itu-itu saja. Aku tidak akan membahasnya, aku cukup bosan dengan itu. Lebih baik aku akan melanjutkan cerita bukan tentang aku lagi tapi tentang sahabatku.
Dia selalu bercerita kepadaku, mengenai besarnya keinginan untuk kembali menjalani harinya bersama seseorang di masa lalu-nya. Namun seseorang di masa lalu-nya terlalu angkuh dan terlalu dingin, tetapi dia tidak menyerah. Dia bercerita padaku waktu itu sambil menyesap kopi miliknya, sebenarnya ia sudah mengumpulkan potret-potret mengenai seseorang itu juga mereka di masa lalu dan ia akan memberikannya di saat hari ulang tahunnya. Namun aku berkata kepadanya, bahwa aku sangsi, tetapi aku tidak dapat mencegahnya untuk berbuat itu. Tetapi pada akhirnya pun rencananya tidak Ia jalankan sama sekali. Rasanya hampir setahun lalu kami duduk di sana memandangi pohon Saman  dan memang terkadang selama setahun ini dia masih bercerita mengenai harapan-harapannya itu. Dan aku sendiri terkadang bingung menanggapinya, aku hanya berusaha memberinya semangat dan aku tidak tahu mendukung atau tidak karena aku merasa seseorang di masa lalu-nya tetap tidak menggubrisnya. Berjalanlah terus.... 
Dan kemarin ia mengabarkan sesuatu yang menurutku sangat baik, ketika semua harapannya memang berubah tetapi kini ia berjalan terus dan bersama seseorang lain. Seseorang yang berbeda, dan rasanya sahabatku bahagia. Apapun itu, sebentar lagi aku pulang sahabat, aku akan bersedia mendengar semua cerita barumu di tempat yang sama saat kita menyesap minuman di cangkir-cangkir putih. Menatap pohon Saman dan kembali tertawa bersama, mereka ulang setiap kalimat di tahun lalu dan membandingkan setelahnya. Aku tahu kebahagiaan itu selalu ada, dan kita sudah patut mendapatkannya. 
Meskipun kita tidak pernah melihat pohon Sycamore tetapi aku yakin semua kebahagiaan kita akan lebih tua dan lebih besar daripada pohon Sycamore....

March!

Sonia is trying to collect her semangat dan kemampuan menulis. ALL HAIL INTERNET!