Namanya manusia. Diciptakan oleh Pencipta dan diberikan nafas kehidupan. Kemudian manusia lalai, dan ditempatkan di bumi. Namun Pencipta tetap tidak lalai menjaga manusia, sedangkan manusia justru yang lalim. Suatu ketika si manusia bebal terkurung dalam masalah. Sudah lama sekali ia mencoba mencari suatu kebenaran, sedikit banyak sesungguhnya ia sudah tahu, tetapi meskipun bebal ia terlalu penakut. Masalah itu membuatnya merasa tidak tenang, ia merasa hidupnya semakin memburuk. Lantas ia berbincang dengan beberapa manusia. Beberapa dari mereka berkata, "coba tengoklah ke jendela, dapatkah kamu melihat langit?", Manusia itu mengangguk. "Apakah langit pernah meninggalkan bumi?". Manusia itu menggeleng. "Bicaralah pada Pencipta.". Manusia itu terdiam. Lantas ia bertanya, " Bagaimana caranya, aku sudah lama sekali tidak menyapa-Nya.Bagaimana aku dapat berbicara?", dan mereka menjawab "berbicara saja seperti kamu berbicara pada dirimu sendiri, sapalah Ia. Ia rindu dan ingin mengetahui kabarmu. Barang sejenak saja." Manusia itu lalu terdiam, dalam hatinya berbisik, "Maafkan aku telah lalai, tolong izinkan aku berbicara dan memohon sedikit ketenangan."
Setelah itu manusia itu tidak hanya merasakan ketenangan tetapi juga kedamaian.
No comments:
Post a Comment