Tuesday, March 13, 2012

Larut dan Alasan

Sekarang ketika kamu melihat kenyataan, kamu tahu kan semua ceritaku itu memang nyata. Sekarang ketika kamu merasakan kenyataan, kamu tahu kan semua ceritaku tidak berlebih. Namun itu sebagian kecil dari kenyataan, karena kamu belum merasakan kenyataan bagaimana hidup sebagai aku menghadapi kenyataan tentang kamu. Tapi aku tidak akan membuat dirimu menjadi aku untuk merasakannya. Mungkin sedikit terungkap namun hanya pemikiran tapi rasanya kamu tidak dapat membuat alibi tentang ini, entahlah rasanya hanya karena kebetulan di beberapa bulan ini lantas ya muncullah alasan-alasan bodoh itu. Kamu terlalu bodoh untuk membodohiku dengan alasan bodoh itu. Kamu terlalu lemah untuk mengalahkan kekuatan pikiranku. 

Sekarang ketika aku berfikir tentang ini rasanya aku ingin tertawa, ya betul sekali. Hmmm... tapi anti-klimaksnya mungkin cukup sedikit dikecewakan dengan alasan bodoh. Tapi aku tidak akan larut ditengah larut malam ini dengan alasan bodoh, karena aku tidak akan larut karena itu. Ah sudah larut dan secangkir susu dingin sudah habis diminum. Selamat tidur!

No comments:

Post a Comment