Sunday, May 22, 2011

Atas Dasar Hitung Mundur Tambah Usia

Ini bulan Mei, bulan dimana saya pertama kali mampu menggunakan Oksigen secara pribadi. Saya sudah hampir merasakan 21 kali bulan Mei, itu artinya saya harus lebih baik karena saya sudah berulang kali melewati bulan ini. Saya selama ini banyak salah, ya namanya juga manusia, saya hanya mencoba untuk tidak menjadi munafik, dan ini pengakuan di ruang terbuka. Kenapa tidak? Saya hanya tidak mau menjadi pengecut. Menjelang usia saya bertambah dan hak hidup saya yang berkurang ini, saya melewati banyak kekacuan yang terkadang saya sendiri yang membuatnya. Saya benar-benar ditempa habis-habisan oleh Sang Pencipta. Ada saja yang terkadang hal itu menjadikan saya menjadi tidak hanya sekedar besi, tetapi besi tempa yang indah hmmm.
Saya disakiti-menyakiti,ditangisi-menangisi,ditertawai-menertawai,disukai-menyukai,dibenci-membenci,dicurangi-mencurangi. Ya, seperti itulah. Saya banyak belajar dari tempaan itu, jika pada awalnya sama merasa menyakiti, lalu nyatanya juga saya disakiti. Ketika awalnya saya menangisi nyatanya juga saya ditangisi. Ah, berputar saja dan saya bosan! Saya hanya berharap semua pilu yang pernah mengiris bagai sembilu itu tidak lagi ada. Capek Ya Allahku Tuhanku. Ibarat Tahun Baru, ini resolusi. Resolusi saya, saya hanya ingin disukai-menyukai,dicintai-mencintai...maaf klise. Maksud saya seperti ketika orang-orang mengucapkan ucapan ulang tahun, yang terkesan standar namun sesungguhnya luar biasa: berharap semua yang terbaik untukku.
Saya dengan besar hati meminta maaf kepada semua yang merasa saya sakiti,saya curangi,saya benci, saya hempaskan, atau apapun yang membuat anda ingin membenci saya ataupun membunuh saya karena anda sudah tidak tahan lagi mungkin. Ya ini bagian dari resolusi saya, salah seorang idola saya berkata: "maafkan mereka walaupun mereka tidak meminta maaf ataupun memaafkan".
Saya memohon doa dan dukungan untuk itu. Terima kasih,salam manis dan hangat :)

No comments:

Post a Comment