Thursday, December 16, 2010

mengenai jejaring sosial





well, pada kesempatan kali ini gue akan mengkritisi penggunaan social network oleh para penggunanya paling tidak di Indonesia dan paling tidak di lingkungan gue. Menurut gue, social network saat ini sudah benar2 menggeser kehidupan sosial sesungguhnya. terkadang mereka ga sadar apa yang mereka post adalah konsumsi publik. cukup menggelitik, gue jadi suka tau apa yang sebenernya gue ga perlu tau. contohnya di jejaring sosial mikroblogging seperti twitter. di twitter orang2 ramai2 bebas berkicau apa yang ingin mereka luapkan, tapi terkadang terlalu berlebihan. adalah yang pamer harta,pamer mesra (gue ga sirik cuma gue geli sendiri bacanya hahaha), berantem via twitter (doooooh, apaan sih ni norski deh lo bok), sindir2an, melontarkan kata2 tidak pantas (misuh2 bahasa jawanya), ya pokoknya ga wajar. buat gue twitter adalah ajang menuliskan quotes2 gue, baik quotes dari diri gue maupun dari lirik lagu ataupun yang lain dan juga sebagai tempat berkomunikasi dengan teman tetapi sewajarnya. sekedar bertanya kabar bagi teman2 yang jauh dan bertanya tugas dan ya intinya berkomunikasi secara wajar. yang sebenarnya perlu digaris bawahi, twitter dan berbagai jejaring sosial semacamnya adalah suatu wadah dimana lo bisa mengungkapkan kepada dunia luas siapa itu diri lo. karena dengan jejaring sosial dunia lo memang tanpa batas kok, lo bisa punya temen dr seluruh penjuru dunia. so, kenapa sih ga pernah berfikir dulu sebelum anda berkicau?

blogger, yang sering gue gunakan sebagai ajang mengasah kemampuan penulisan gue ini juga sebagai contoh, bagaimana kita harus menjadi seorang 'blogger' yang sehat. ga semua yang kita post dapat dipahami oleh orang lain. terkadang maksud kita apa tapi orang lain pahamnya apa. sulit memang. gue pernah di protes oleh seseorang dalam post gue tentang kehidupan anak jaman sekarang, postingan bbrp bulan lalu. gue kaget banget karena dia benar2 salah mengartikan maksud blog gue, mendadak dia bilang, kalo dia merasa tersindir. hello? ya, pembaca adalah orang yang menilai apa yang lo post. dan ga semua pembaca satu pendapat sama apa yang lo tulis. jadi menurut gue, menulis di media yang dibaca publik seperti ini seharusnya memperhatikan norma2 yang ada. menurut gue walaupun gue tidak mempelajari bidang penulisan rasanya ada dong ya kode etik dalam penulisan. dan hendaknya itu menjadi acuan buat kita sendiri. ya kalo ga kepikiran sampe situ mikirnya gini aja deh: apa yang lo tulis, ga cuma dibaca sama diri lo sendiri, so be wise. dan seharusnya lo bisa jaga attitude lo dalam menulis. that's it.

be wise!

XO

sonia prameswari

No comments:

Post a Comment