Saturday, December 18, 2010

hujan pt 2

lagi-lagi hujan
ketika aku membuka pintu aroma petrichor jelas tercium di nasalku
masa aku tidak bisa terbang lagi?
tapi memang di luar hari sudah gelap
tapi hujan
aku mau melihat bintang di langit
aku ingin menjelajahi bima sakti
tapi hujan
lagi-lagi hujan
akhirnya lagi-lagi menyesapi petrichor yang samar-samar tercium dari kamar berbaur dengan aroma teh apel hangat
akhirnya berlindung di balik selimut tebal berusaha memejamkan mata,membayangkan bintang di langit yang tertutup sang abu-abu.
tuan hujan, aku suka aromamu, saat kamu beradu dengan nyonya tanah aku suka menyesapi aromamu
tapi hujan, aku ingin melihat matahari esok
aku ingin terbang
bolehkah tuan hujan?
sudah berhari-hari aku bersahabat denganmu tuan hujan, menumpahkan air bersama dan lega bersama
tapi tuan hujan, aku rasa tuan matahari juga ingin bermain denganku, bolehkah barang sebentar aku bermain dengannya
aku sudah menyimpan petrichormu
nasalku akan puas denganmu tuan hujan
besok aku mau menggambar di langit luas
aku menggambar dengan crayonku tuan hujan
bukan dengan cat airku sehingga aku mohon jangan jatuhkan air setitikpun
hujan sudah berhenti baru saja
ah, tuan hujan terimakasih mendengarkanku
besok aku mau bermain dengan tuan matahari dan besok malam aku ingin terbang di antara bintang
aku ingin menjelajah bima sakti
ijinkan aku tuan hujan
aku tdak marah jika hujan turun

No comments:

Post a Comment