
itu dandelion hari itu, yang lalu aku tiup, lalu bertebaran ke seluruh gunung di hari itu.
panas yang menyengat rasanya menyejukkan dan menyenangkan.
tidak pusing ataupun merasa takut hitam.
namun nafsu menggebu di atas awan menantang matahari,mencari kebahagiaan di balik penat.
saat itu kita berdiri di salah satu tempat tertinggi di kota ini.menatap kota dari kejauhan.
menatap langit dan awan.
berkelana di atas awan merasakan angin yang tidak bisa kita rasakan di kaki gunung.
namun mungkin kini dandelion-dandelion itu telah lenyap.
namun mungkin kini hanya ada debu dan kerikil.
namun tidak akan mungkin permohonan-permohonaku yang kuterbangkan bersama dandelion lenyap.
namun tidak akan mungkin aku mendebukan dan mengkerikilkan perasaan, karena akan selalu sama.
selalu sama seperti angin yang berhembus di gunung meskipun dandelion itu telah lenyap tersapu awan.

tulisan kamu dalam tanganku
selalu optimis adalah langkah bijak. percayakan pada biji dandelion :D
ReplyDeleteyaaap selalu optimis dan positif mas :D
ReplyDelete