Momen pulang ke rumah selalu wajib di lengkapi dengan kumpul dengan sahabat-sahabat terbaik di tempat terbaik. Beberapa tahun lalu sebelum hari ini ketika berkumpul topik yang selalu kami bahas hanyalah cerita-cerita kesedihan dan kebosanan masa awal kuliah. Di lengkapi cerita-cerita masa lalu ketika bersekolah yang rasanya ketika hari itu kami hanya menceritakan kesempurnaan hari-hari muda ketika kami bersama dulu. Tidak menceritakan nilai ulangan yang jelek, tidak menceritakan ketika dimarahi guru pun juga tidak menceritakan saat-saat kami semua menjadi tidak akur. Kami hanya bercerita mengenai kegilaan-kegilaan kami di Sabtu sepulang sekolah, museum-museum yang kami kunjungi, dan semua manis yang pernah kami jalani. Beberapa tahun setelah hari itu peningkatan topik obrolan di rasa ada, kami mulai membahas nilai-nilai kuliah, mulai membanggakan diri dengan hasil di saat kuliah, cita-cita dan masa depan.
Ketika momen masa depan itu adalah hari ini, ketika hampir dari kami semua sudah lulus topik pembicaraan kami semakin meningkat, membicarakan masa depan setelah hari ini. Pekerjaan.
Kalau pekerjaan memang sudah punya, pekerjaan kecil-kecilan dan iseng dengan sahabat (Suikerspin) tapi memang bukan pekerjaan 'formal'. Di saat malam seperti hari ini memang sering terlintas koala, kanguru, bahkan big ben (tapi bukan seperti yang di depan komplek perumahan saya). Study.
Terkadang bahkan selalu saya hal-hal yang membuat saya ingin adalah belajar, belajar di tempat yang bukan menggunakan bahasa ibu saya. Saya lebih iri melihat gambar-gambar kawan yang berfoto di tengah salju putih atau gurun pasir karena study bukan sekedar liburan. Memang itu yang saya ingin dari dulu. Mungkin saya sedikit gila dengan ilmu karena saya selalu ingin tahu ilmu apa yang ada di sana, hal itu mungkin yang mendasari saya sejak kecil, keingintahuan.
Sayangnya hal gila lain dalam diri saya adalah sepatu.
Dan pembicaraan kami hari ini lebih banyak mengarahkan saya kepada sepatu.
Tetapi dalam hati saya, keingintahuan masih merayap.
Dan entahlah kini saatnya saya tidak akan tidur tenang memikirkan ke dua hal itu.
Orang yang tidak bijak-pun selalu mengatakan, hidup itu penuh pilihan.
Big Ben waeeee, biar bisa nitip rekaman2 oke, hahaha
ReplyDeleteYa ampun kalo aku di sana aku jadi suppliernya deh. doaiiiin biar ga rumah aja yg depannya ada big ben tapi juga bisa sekolah di sana
Deleteamiiiin
Delete