Penghujung sore langit mendung mulai berarak. Kayuhan sepedaku mulai melambat, tak kuat di hempas angin. Kincir angin di keranjang sepeda mulai berputar, membentuk pusing gradasi. Petrichor mulai menyeruak ke permukaan. Rasanya hujan dan angin seperti terlalu terburu-buru mengambil keputusan. Angin kencang dan hujan deras sesaat. Aku memang menunggu angin dan hujan tapi rasanya jika sesaat dan langsung seperti ini aku tidak akan menikmatinya, justru aliran dan tetes air tidak jelas menjelajah ruang tidur. Musim panas yang begitu panjang dan terlalu panas untuk tropis tidak bisa di bayar sesaat dengan hembusan badai seperti hari ini.Terkadang semuanya tidak bisa kita lakukan sesaat, tiba-tiba dan besar. Apa yang dapat aku bilang tentang hujan dan angin yang aku nanti hanya percuma.
Day #8
Terkadang siput lebih manis daripada kelinci
No comments:
Post a Comment